Tips Cara Traveling Saat Hamil

Posted on

Traveling, siapa sih sobat yang tidak suka berlibur, namun masalah juga ketika musim liburan sedang tiba dan Anda sedang hamil. Apa masih mungkin melakukan perjalanan jauh untuk traveling dalam keadaan hamil? Bisa saja kok sobat,

Banyak perempuan hamil yang mengira bahwa masa kehamilan akan mengubah total keseharian dan kehidupan seorang calon ibu, termasuk dalam hal melakukan perjalanan jauh di masa kehamilan. Banyak juga wanita hamil yang cenderung menunda perjalanan hingga proses kelahiran selesai, padahal perjalanan wanita hamil bisa mengasyikkan jika calon ibu bisa menjaga kondisi tubuh, nutrisi, dan rutin melakukan konsultasi dengan dokter.

Bayangkan saja jika bayi Anda tiba tiba lahir pada saat Anda traveling, tentunya sudah tidak ada waktu lagi untuk memikirkan traveling, meskipun Anda sudah berada di tempat tempat wisata. Jadi pastikan juga perjalanan traveling Anda berlangsung aman dan nyaman, dengan mengikuti tips cara traveling saat hamil berikut ini :

Ketahui waktu yang tepat untuk traveling

Mual, pusing, dan rasa tidak nyaman seringkali dialami wanita terutama pada masa awal-awal kehamilan. Maka, waktu paling baik untuk traveling adalah trimester kedua yakni antara bulan ke-4 dan ke-6.

Dokter kandungan ternama asal California, Dr Aron Schuftan, merekomendasikan ibu hamil untuk traveling di usia kehamilan 20-30 minggu. Waktu-waktu yang harus dihindari, selain trimester pertama dan beberapa waktu sebelum melahirkan, adalah minggu ke 36-38.

Selalu konsultasikan ke dokter tentang rencana perjalanan Anda. Adakalanya Anda memang harus menunda traveling kalau jabang bayi berada dalam kondisi riskan. Kalau Anda akan melahirkan dalam jangka waktu kurang dari 30 hari, jangan lupa minta surat keterangan dokter. Surat itu seringkali diminta beberapa maskapai, tentunya kalau Anda traveling naik pesawat.

Periksa Ke Dokter Sebelum Berpergian

Penanganan bagi ibu hamil perlu penanganan khusus karena menyangkut kesehatan si calon bayi yang dikandungnya dalam beberapa bulan ke depan. Maka, sebaiknya si calon ibu sebelum  melakukan traveling ke suatu destinasi lebih baik melakukan pemeriksaan kondisi kesehatan dan kehamilan ke dokter sebelum melakukan perjalanan jauh.

” BACA JUGA “

Traveling Seru Ke 9 Tempat Wisata Di Batu

Mau Liburan ?? Wajib Baca Wisata Terbaik Indonesia

Pilih Destinasi Traveling Yang Tidak Terlalu Jauh

Kalau sedang hamil, usahakan jangan traveling ke tempat-tempat wisata yang jauh. Bolehlah ke luar negeri, tapi usahakan jam terbang jangan terlalu lama. Singapura atau Malaysia bisa menjadi pilihan bagi orang Indonesia. Untuk lebih baik, sebagai pilihan traveling saat hamil tetap dengan kunjungan ke destinasi domestik saja. Jadi tidak harus naik pesawat, Kita bisa melakukan perjalanan naik mobil ke kota terdekat dan menikmati suasana baru. Wanita hamil tidak dianjurkan untuk tidur di ketinggian lebih dari 3.600 mdpl, jadi kurang baik untuk naik pesawat.

Jika Naik Mobil Gunakan Sabuk Pengaman Dengan Benar

Demi alasan keamanan wanita hamil, sebaiknya penumpang maupun pengemudi diwajibkan untuk menggunakan sabuk pengaman, apapun jenis transportasinya. Banyak hasil studi yang menyebutkan, bahwa saat terjadi kecelakaan, jauh lebih aman bagi wanita hamil untuk mengenakan sabuk pengaman.

Berpergian Sesaat Setelah Gangguan Morning Sickness Telah Selesai

Bagi seorang calon ibu, masa-masa awal kehamilan biasanya dibarengi dengan adanya gangguan rasa mual (morning sickness). Berikut waktu terbaik bagi ibu hamil melakukan traveling khusus bagi para ibu hamil, saat-saat terbaik untuk melakukan plesiran atau travelling adalah pada waktu trimester kedua, yaitu antara bulan ke-4 dan ke-6, karena pada saat ini calon ibu belum masuk ke dalam fase perubahan tubuh yang biasanya memang terjadi di bulan ketiga.

Waktu yang seharusnya dihindari oleh ibu hamil travelling dengan pesawat adalah saat trimester pertama, dan beberapa waktu sebelum melahirkan, yaitu minggu ke 36 hingga minggu ke 38. Selalu konsultasikan ke dokter tentang rencana perjalanan Anda.

Kalau Anda memeriksakan kemudian akan melahirkan dalam jangka waktu kurang dari 30 hari, jangan lupa minta surat keterangan dokter. Surat itu sangat penting karena surat itu sering sekali diminta beberapa maskapai, tentunya kalau Anda traveling naik pesawat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *